REFLEKSI SOLIDARITAS ORANG BUGIS DALAM CERITA RAKYAT
Abstract
This writing aims to describe reflection of Bugis people solidarity found in folklore. This writing used descriptive method. Having analyzed the folklore, solidarity value found by the writer is reflected by 1) suffering and loving one another, 2) encouraging each other, 3) reminding each other the goodness, 4) giving each other property in the reasonable way, and 5) forgiving each other
Abstrak Tulisan ini bertujuan memberikan gambaran tentang refleksi solidaritas orang Bugis yang terdapat dalam cerita rakyat. Penulisan ini menggunakan metode deskriptif. Beberapa cerita yang dianalisis ditemukan nilai solidaritas yang direfleksikan dengan sikap 1) sependeritaan dan saling mengasihi, 2) saling menggembirakan, 3) mengingatkan dalam hal yang benar, 4) saling merelakan harta benda dalam batas-batas yang pantas, dan 5) saling memaafkan..
Keywords
Full Text:
PDFReferences
A.E., Facruddin dkk.1981. Sastra Lisan Bugis. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa
Alwi, Hasan et al. 2003. Kamus Besar Bahasa Indonesia (Edisi III). Jakarta: Balai Pustaka
Damono, Sapardi Djoko.2002. Penelitian Sosiologi Sastra. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.
Jemmain. 2001. Cerita Rakyat Bugis. Jakarta: Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional
Moleong Lexy J. 2000. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Rosda Karya.
Said DM., M.Ide. 1977. Kamus Bahasa BugisIndonesia. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
Sikki, Muhammad dkk. 1998. Nilai dan Manfaat Pappaseng. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengem-bangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
Teeuw, A. 1988. Sastra dan Ilmu Sastra . Jakarta : Pustaka Jaya
Wellek, Rene dan Austin Warren. 1993. Teori Kesusastraan (diterjemahkan oleh Melani Budianta). Jakarta: Gramedia
Refbacks
- There are currently no refbacks.




.png)