Internasionalisasi Bahasa Indonesia di ASEAN: Suatu Tinjauan Sosiolinguistik

Muhammad Alfian Tuflih, Mayong Mayong, Ainun Jariah, Arjun S.

Abstract

This research aims to describe the feasibility of Indonesian as the official language of ASEAN and explain the supporting factors. This type of research is classified as qualitative research. The approach used is a sociolinguistic approach. The data sources in this research are books or manuscripts related to Indonesian as the official language of ASEAN. The data collection techniques used are note-taking techniques, participatory observation techniques, and documentation techniques. The results of this research show that Indonesian has the potential to become the official language of ASEAN. The factors that support Indonesian becoming an ASEAN language are (1) history of the Indonesian language, (2) Indonesian language regulations, (3) ASEAN language regulations, (4) Indonesian for Foreign Speakers (BIPA), and (5) attitudes and language politics. These five factors work together so that Indonesian deserves to be the official language of ASEAN.

 

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kelayakan bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi ASEAN dan memaparkan faktor-faktor pendukungnya. Jenis penelitian ini tergolong penelitian kualitatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan sosiolinguistik. Adapun sumber data dalam penelitian ini adalah buku atau naskah-naskah yang berhubungan dengan bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi ASEAN.  Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik catat, teknik observasi partisipatif, dan teknik dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bahasa Indonesia memilki potensi untuk menjadi bahasa resmi ASEAN. Faktor-faktor yang menjadi pendukung bahasa Indonesia menjadi bahasa ASEAN yakni (1) sejarah bahasa Indonesia, (2) regulasi bahasa Indonesia, (3) regulasi bahasa ASEAN, (4) Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA), dan (5) sikap dan politik bahasa. Kelima faktor tersebut saling bersinergi sehingga bahasa Indonesia layak menjadi bahasa resmi ASEAN.

Keywords

bahasa Indonesia: bahasa resmi, ASEAN

Full Text:

PDF

References

Abas, Husen. 1987. Indonesian as a Unifying Language of Wider Communication: a Historical and Sociolinguistic Perspectives. Canberra: Research School of Pasific Studies, ANU.

Alek dan H.Achmad H.P. 2010. Bahasa Indonesia Untuk Perguruan Tinggi. Jakarta: Kencana

Alwi, H., Dardjowidjojo, S., Lapoliwa, H., & Moeliono, A. M. (2000). Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Anshari. (2011). Pengembangan Kepribadian Bahasa Indonesia. Makassar: Badan Pengembangan Bahasa dan Sastra Indonesia.

Anwar, Khaidir. 1998. Pengkajian Bahasa Indonesia di Luar Negeri. Makalah Kongres Bahasa Indonesia VI. Jakarta: Departemen Pendidikan dan kebudayaan.

Chaer, A. & Agustina, L. (2004). Sosiolinguistik: Perkenalan Awal. Jakarta: Rinepka Cipta.

Fishman, Joshua A. 1972. Readings The Sociology of Languge. Massachussetts: Newburry House.

Fishman, Joshua A.1974. Advances in Language Planning. The Hague: Mouton.

Groeneboer, Kees. (1999). Politik Bahasa Pada Masa Hindia Belanda. Jurnal Wacana, Volume 1 (1), 32-48

Heryanah. (2003). Politik Bahasa. Jurnal Masyarakat dan Budaya, Volume 5 (1), 127-132

Hudson, R. A. (1996). Sociolinguistic: Second Edition. Cambridge: Cambridge University Press.

Indihadi, Dian. 2015. Perkembangan Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Kedua. Bandung: UPI.

Mahayana, S. Maman. 2009. Perkembangan Bahasa Indonesia-Melayu di Indonesia dalam Konteks Sisteman Pendidikan. Purwekerto: Insania

Martins, F.M. 2000. Hubungan Antar Bahasa di Kawasan Non-Austronesia. Yogyakarta: PSAP-UGM.

Muslich, Masnur. 2012. Bahasa Indonesia Pada Era Globalisasi: Kedudukan, Fungsi, Pembinaan, dan Pengembangan. Jakarta: Bumi Aksara.

Muslich, Masnur dan Ngurah Oka, I Gusti. 2012. Perencanaan Bahasa pada Era Globalisasi. Jakarta: Bumi Aksara.

Muljana, Slamet. 1981. Kuntala, Sriwijaya, dan Suwarnabhumi. Jakarta: Penerbit Idayu.

Munsyi, A. D. (2005). Bahasa Menunjukkan Bangsa. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.

Musgrave, S. (2014). Language Shift and Language Maintenance in Indonesia. International Journal of the Sociology of Language, 226, 45–65.

Nababan, P. (1993). Sosiolinguistik Suatu Pengantar. Jakarta: Gramedia.

Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. (1998). Prosiding Kongres Bahasa Indonesia VI. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 57 Tahun 2014 tentang Pengembangan, Pembinaan, dan Pelindungan Bahasa dan Sastra, serta Peningkatan Fungsi Bahasa Indonesia. 2014. Badan pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

Siswantoro. (2011). Metode Penelitian Sastra: Analisis Struktur Puisi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sneddon, J. N. (2003). The Indonesian Language: Its History and Role in Modern Society. Sydney: UNSW Press.

Sugino, S. 1998. Pengajaran Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Asing. Makalah Kongres Bahasa Indonesia VI. Jakarta: Departemen Pendidikan dan kebudayaan.

Undang-Undang Dasar 1945 Republik Indonesia. 1945. Pemerintah Republik Indonesia.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan. 2009. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

Young-Rhim, Coung. 1998. Keadaan Pengajaran Bahasa Indonesia di Korea. Makalah Kongres Bahasa Indonesia VI. Jakarta: Departemen Pendidikan dan kebudayaan.

Zulkarnain, A. (2012). Pare dan Catatan Tak Usai: Pergolakan Mahasiswa Spirit Kampung Bahasa Pare. Makassar: Philosophia Press

Refbacks

  • There are currently no refbacks.