PENAMAAN DOMBA SEBAGAI MEDIA REKONSTRUKSI SEJARAH DAN BUDAYA: KAJIAN ZOONIMI DI KABUPATEN GARUT (Name of Sheep as a Media of Historical and Culture Reconstruction: A Zoonymy Study in Garut District)

Denny Adrian Nurhuda, Winci Firdaus

Abstract

This research is motivated by the practice of naming animals (zoonim), especially the garut sheep in the Priangan region. The purpose of this research is to examine the history of the naming of the sheep and to reconstruct the linguistic name of the garut sheep. This study uses a qualitative approach, namely descriptive analytical method. The data collection techniques used in this study were fishing techniques, all-encompassing techniques, recording techniques, and note-taking techniques. Data analysis begins with collecting data, reducing data, analyzing based on classification. The source of the data in this study were the garut sheep that competed in the 2022 Garut League Agility Competition. The results of this study were: 1) the naming of the sheep is inseparable from the culture and history of agility competitions carried out by nobles since ancient times, and in the end this activity became an activity favored by the community and spread to several areas, 2) Based on the reconstruction, the naming of garut sheep can be classified into several categories, namely: based on physical aspects, psychological aspects of one's title and name, natural environment, place names, weapons names, and nuanced names automotive. Based on the word class and language origin, the naming of sheep includes: noun, verb, and adjective word classes. The languages used to name the garut sheep are Indonesian, Sundanese, and English.

 

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh praktik pemberian nama pada hewan (zoonim), terutama domba garut di wilayah Priangan. Tujuan dari penelitian ini adalah  meneliti sejarah penamaan domba garut dan merekonstruksi penamaan domba garut secara linguistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yakni metode deskriptif analitis. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik pancing, teknik cakap semuka, teknik rekam, dan teknik catat. Analisis data dimulai dengan mengumpulkan data, mereduksi data, melakukan analisis berdasarkan klasifikasi. Sumber data penelitian ini adalah domba garut yang bertanding pada ajang Adu Ketangkasan Liga Garut 2022. Hasil dari penelitian ini adalah: 1) penamaan domba garut tidak terlepas dari budaya dan sejarah adu ketangkasan yang dilakukan oleh para ningrat sejak zaman dahulu, dan akhirnya kegiatan ini menjadi sebuah kegiatan yang digemari oleh masyarakat serta menyebar ke beberapa wilayah, dan 2) berdasarkan rekonstruksi penamaan domba garut dapat diklasifikasikan menjadi beberapa kategori, yaitu: berdasarkan aspek fisik, aspek psikologis, gelar dan nama seseorang, lingkungan alam, nama tempat, nama senjata, serta nama bernuansa otomotif. Berdasarkan kelas kata dan asal bahasa penamaan domba mencakup: kelas kata nomina, verba, dan adjektiva. Bahasa yang digunakan untuk menamai domba garut adalah bahasa Indonesia, bahasa Sunda, dan bahasa Inggris.  

Keywords

domba; sejarah; onomastika; zoonimi

Full Text:

PDF

References

Anggreini, D. (2007). Konsumsi dan Kecernaan Nutrien serta Kualitas Semen Domba Garut dengan Ransum yang Bernilai Neraca Kation-anion Berbeda. dalam Disertasi. Sekolah Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor.

Badan Pusat Statistik (2022). Populasi Domba menurut Provinsi (Ekor), 2019-2021. https://www.bps.go.id/indicator/24/473/1/populasi-domba-menurut-provinsi.html

Arum, B. (2010). Pamidangan Seni Ketangkasan Domba Garut. CV. Sanjaya Putra.

Chaer, A. (2013). Pengantar Semantik Bahasa Indonesia. Rineka Cipta.

Crystal, D. (1987). The Cambridge encyclopedia of language (2nd edition). Cambridge University Press.

Dewi, R. (2018). Penamaan dalam Masyarakat Tana Toraja. Telaga Bahasa, 6, 433–446. https://doi.org/10.36843/tb.v6i1.17

Gustaman, B. (2021). Menilik Pertunjukan Adu Domba di Priangan pada Masa Kolonial. Patanjala: Journal of Historical and Cultural Research. https://doi.org-/10.30959/patanjala.v13i2.788

Heriyadi, D. (2011). Pernak Pernik dan Senarai Domba Garut. Unpad Press.

Heryanto, W., Hadist, I., & Ayuningsih, B. (2019). Pengaruh imbangan protein dan energi terhadap bobot lahir anak dan bobot induk domba garut setelah melahirkan. Journal of Animal Husbandry Science.

Hidayatuloh, R., Darmawan, W.,& Dwiatmini, S. (2020). Seni Laga Ketangkasan Domba Garut Dalam Perspektif Struktural Fungsional Di Desa Cikandang Kecamatan Cikajang Kabupaten Garut. Jurnal Budaya Etnika, 3(2), 115–150. https://jurnal.isbi.ac.id/index.php/etnika/article/view/1120

International Council of Onomastic Sciences. (n.d.). Onomastic terminology. https://icosweb.net/publications/onomastic-terminology/

Jendra, M. I. I. (2012). Nama- Nama Diri Bermarkah: Studi Antroponimi Nama-Nama Mahasiswa Etnis Bali di Denpasar. Universitas Udayana.

Kamus. (2022). Pada KBBI Daring. diambil 2 Desember 2022, dari https://kbbi.-kemdikbud.go.id/entri/domba garut

Khomutnikova, E. A., Zhurkova, M. S., Gunbina, E. V., & Fetukov, F. V. (2020). Semantics and Etymology of English Astionyms in The Aspect of Linguistic Geography. In European Proceedings of Social and Behavioural Sciences EpSBS. 505–513. https://doi.org/10.15405/epsbs.2020.08.60

Kosasih, D. (2010). Kosmologi Sistem Nama Diri (Antroponim) Masyarakat Sunda: dalam Konstelasi Perubahan Struktur Sosial Budaya. dalam Seminar Internasional Hari Bahasa Ibu, http://file.upi.edu/Direktori/FPBS/JUR._PEND._BAHASA_DAERAH/196307261990011-

DEDE_KOSASIH/PDF/Makalah/Kosmologi_Nama_Diri.pdf

Langendonck, W. Van. (2007). Theory and Typology of Proper Names (W. Bisang (ed.)). Mouton de Gruyter. https://doi.org/10.1515/9783110197853

Maulana, A., Hadist, I., & Ayuningsih, B. (2020). Pengaruh Imbangan Rumput Dan Konsentrat Terhadap Ukuran Tubuh Domba Garut Jantan Umur Lima Sampai Delapan Bulan. JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan Journal of Animal Husbandry Science. https://doi.org/10.52434/janhus.v5i1.1118

McIntosh, C. (2013). Cambridge Advanced Learner’s Dictionary, Fourth Edition. Cambridge University Press.

Moleong, L. J. (2007). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revi). PT Remaja Rosdakarya.

Nazhari, S. (2020). Pengaruh Pemberian Rasio Rumput Odot (Pennisetum Purpureum Cv. Matt) dan Kaliandra (Calliandra Calothyrsus) pada Saat Kemarau terhadap Tingkat Stres Domba di BPPTDK Margawati Garut. Jurnal Nutrisi Ternak Tropis Dan Ilmu Pakan. https://doi.org/10.24198/jnttip.v2i2.28575

Priarana S.A, dkk. (1993). Permainan Rakyat Ngadu Domba Di Kampung Cibuluh Kecamatan Cisurupan Kabupaten Garut. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Balai Kajian Sejarah dan Nilai Tradisonal.

Purnamasari, L., Sari, I. W., Rahayu, S., & Yamin, M. (2021). Substitusi Rumput dengan Kangkung Kering dan Limbah Tauge serta Pengaruhnya terhadap Performa Domba Garut. Jurnal Peternakan

Indonesia. 23(1), 25-32. https://doi.org/10.25077/jpi.23.1.25-32.2021

Robiansyah, A. (2020). Strategi Pemasaran Domba Garut (Ovies Aries) di SBA Farm Kabupaten Garut. Jurnal Bioindustri. https://doi.org/10.31326/jbio.v3i1.747

Rochana, A., Dhalika, T., Ayuningsih, B., Popy Indriani, N. M., Latipudin, D., Winaryanto, S., & Rahmat, D. (2020). Pengaruh Imbangan Protein dan Energi Terhadap Efisiensi Penggunaan Ransum Domba Garut Jantan Periode Pertumbuhan. Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran. https://doi.org/10.24198/jit.v20i1.23611

Rusdiana, S., & Adiati, U. (2019). Nilai Ekonomi Ternak Domba St. Croix dan Domba Garut Pada Pemeliharaan Intensif. Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan. https://doi.org/-10.22437/jiiip.v22i1.7697

Santosa, M. P. S. A. (2020). Kredo 3 (2020) KREDO: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Analisis Penamaan Kedai Kopi Di Surabaya: Kajian Etnolinguistik. Jurnal Kredo, 3(2), 386–399. https://doi.org/10.24176/kredo.v3i2.4788

Sugiri, E. (2003). Faktor dan Bentuk Pergeseran Pandangan Masyarakat JawaDalam Proses Pemberian Nama Diri: Kajian Antropologi Linguistik. Wahana: Tridarma Perguruan Tinggi, Edisi 27-.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R dan D. Alfabeta.

Widodo, S.H, Yussof, N., & Dzakiria, H. (2010). Nama Orang Jawa: Kepelbagaian Unsur dan Maknanya. International Journal of the Malay World and Civilisation, 28(2), 259–277.

Wijaya, A. S., Dhalika, T., & Nurachma, S. (2018). Pengaruh Pemberian Silase Campuran Indigofera sp. dan Rumput Gajah Pada Berbagai Rasio terhadap Kecernaan Serat Kasar dan BETN Pada Domba Garut Jantan. Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran. https://doi.org/-10.24198/jit.v18i1.16499

Refbacks

  • There are currently no refbacks.