ESTETIKA KONFLIK DALAM NOVEL BERLATAR ALAM DAN MASYARAKAT MINANGKABAU

NFN Arriyanti

Abstract

The paper discusses widely aesthetic issues of conflict in novel that sets in Minangkabau people and nature. It applies descriptive-analytical-interpretative method. Techniques used in data collection are 1) observing the existing data (literature study), 2) identifying the existing data to frame the aesthetic conflict of novel that sets Minangkabau, and 3) interpretating and analyzing on literary text. Result of analysis shows that the existing conflict is caused by the mindset of Minangkabau is full of conflict. The life of Minang people that always is in two oppositing sides makes the conflict lives in social life. However, philosophy life of Minang people teaching to prioritize the harmony in conflict makes the conflict does not break the harmony in life.

 

Abstrak Tulisan ini membahas secara garis besar masalah estetika konflik di dalam novel berlatar alam dan masyarakat Minangkabau. Tulisan ini menggunakan metode deskriptif-analisis-interpretatif. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah, 1) melakukan observasi terhadap data yang ada (studi pustaka), 2) melakukan identifikasi terhadap data yang ada untuk melihat gambaran estetika konflik novel berlatar Minangkabau, dan 3) Melakukan interpretasi dan analisis terhadap teks sastra. Hasil penelitian menujukkan bahwa konflik yang ada merupakan akibat dari alam pikiran Minangkabau yang pada dasarnya memang penuh dengan konflik. Kehidupan orang Minang yang selalu berada dalam dua sisi yang bertentangan membuat konflik tersebut hadir di tengah kehidupan masyarakat. Namun, falsafah hidup orang Minang yang mengajarkan kehidupan yang mengutamakan keselarasan dalam pertentangan membuat konflik tersebut tidak sampai melenyapkan keselarasan dalam kehidupan.

Keywords

conflict; aesthetics; novel; konflik; estetika; novel

Full Text:

PDF

References

Abdullah, Taufik. 1987. "Adat dan Islam: Suatu Tinjauan tentang Konflik di Minangkabau". Sejarah dan Masyarakat: Lintasan Historis Islam di Indonesia. Jakarta: Pustaka Firdaus.

Amir, Adriyetti. 2000. "Bermuara pada Kata: Estetika Minagkabau". Jurnal Antropologi. Tahun II Nomor 4. Januari—Juni. Padang: Laboratorium Antropologi "Mentawai".

Djelantik, A.A.M. 1999. Estetika Sebuah Pengantar. Bandung: Masyarakat Seni Pertunjukan Indonesia. Fadlillah. 2004. "Estetika Minangkabau: Sebuah Paradigma". Singgalang, 18 April 2004.

Faruk, H. T. 1988. "Konflik: Konsep Estetika Novel-Novel Pengarang Minangkabau". Makalah pada Kongres Bahasa Indonesia V tahun 1988 di Jakarta.

Hamka. 1977. Merantau ke Deli. Cetakan ke-3. Jakarta: Bulan Bintang.

--------2002. Tenggelamnya Kapal van der Wijck. Cetakan ke-26. Jakarta: Bulan Bintang.

Iskandar, Nur Sutan. 2002. Karena Mentua. Jakarta: Balai Pustaka. . 2003. Salah Pilih. Jakarta: Balai Pustaka.

Moeis, Abdul. 2002. Salah Asuhan. Cetakan ke31. Jakarta: Balai Pustaka.

Nasroen, M. 1971. Dasar Falsafat Adat Minangkabau. Jakarta: Bulan Bintang.

Navis, A. A. 1984. Alam Terkembang Jadi Guru: Adat dan Kebudayaan Minangkabau. Jakarta: Grafiti Press.

Negoro, Adi. 1931. DarahMoeda. Jakarta: Balai Pustaka.

Pariaman, H.H.B. Saanin Dt. Tan. 1989. "Kepribadian Orang Minangkabau dan Psikopatologinya" dalam Kepribadian dan Perubahannya. Jakarta: Gramedia.

Pamuntjak, A. Datuk. 1961. Pertemuan. Jakarta: Balai Pustaka.

Rusli, Marah. 2002. Sitti Nurbaya: Kasih Tak Sampai. Cetakan ke-37. Jakarta: Balai Pustaka.

Sati, Tulis Sutan. 2001. Sengsara Membawa Nikmat. Cetakan ke-12. Jakarta: Balai Pustaka.

Yazid, Muhammad. 2003. Islam, Konflik Dan Perubahan Sosial. Studi Terhadap Paradigma Konflik Dalam Kaitannya Dengan Proses Modernisasi: Perspektif Agama Dan Perubahan Sosial. Diakses dari http://www.geocities.com/Hot Springs/ 6674/j-25.html. Diakses 4 Januari 2013.

Yusriwal. 2003. Kieh Pasambahan Manjapuiki Marapulai di Minangkabau (Kajian Estetika dan Semiotika). Padang: PPIM.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.