KONSTRUKSI VERBA PASIF DALAM BAHASA MAKASSAR
Abstract
In language, the use ofpassive voice cannot be avoided on account offact that a statement is not always expressed
using active form. Discussion regarding passive construction will never be separated to active sentence since
traditional grammar upto modern grammar. Method used is descriptive supported by several techniques, ie,
data collection techniques, interview, elicitation, and data processing techniques. Data processing techniques
cover data classification, passive form analysis, and arranging them in form of sentences. In this paper to be
discussed the characteristics of passive verbs, form and distribution in the sentence, meaning and function.
Abstrak
Dalam penggunaan bahasa tak dapat dihindari penggunaan kalimat pasif karena suatu pernyataan tidak selalu
dapat dikemukakan dengan bentuk aktif. Pembicaraan mengenai konstruksi pasif tidak pernah terpisahkan
dengan kalimat aktif sejak tata bahasa tradisional sampai dengan tata bahasa modern.. Metode yang digunakan
adalah metode deskriptif, dengan menggunakan beberapa teknik, yakni teknik pengumpulan data, tanya jawab,
elisitasi, dan teknik pengolahan data. Teknik pengolahan data yaitu mengklasifikasikan data, menganalisis
bentuk pasif, dan menyusunnya dalam bentuk kalimat. Dalam makalah ini dibahas ciri-ciri verba pasif, bentuk
dan distribusinya dalam kalimat, serta makna dan fungsinya.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Basang, Djirong dan Aburaerah Arief.1981.
Struktur Bahasa Makassar. Jakarta: Pusat
Pembinaan dan Pengembangan Bahasa;
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Bloomfield, Leonard.1965. Language. New York:
Henry Holt & Co.
Kentjono, Djoko.1982. Dasar-Dasar Linguistik
Umum. Jakarta: Fakultas Sastra Universitas
Udayana.
Kridalaksana, Harimurti. 1986. Kelas Kata dalam
Bahasa Indonesia. Jakarta: PT Gramedia.
Manyambeang. 1978. Kata Tugas dalam Bahasa
Makassar. Jakarta; Pusat Pembinaan
dan Pengembangan Bahasa. Departemen
Pendidikan dan Kebudayaan.
_____. 1996. Tata Bahasa makassar. Jakarta:
Pusat Pembinaan dan Pengembangan
Bahasa; Departemen Pendidikan dan
Kebudayaan.
Mulya, Kadir. 1983. Sufiks Bahasa makassar
Dialek Lakiung. Pusat Pembinaan dan
Pengembangan Bahasa. Departemen
Pendidikan dan Kebudayaan.
Mulya, Kadir. 1996. Verba Bahasa Makassar
dan Komplementasinya. Jakarta: Pusat
Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Palengkahu. 1971. Dialek-Dialek SeSulawesi
Selatan. Pusat Pembinaan dan
Pengembangan Bahasa. Departemen
Pendidikan dan Kebudayaan.
Ramlan, M 1987. Ilmu Bahasa Indonesia
Sintaksis. Yogyakarta: CV Karyono
_____.1978. Morfologi suatu Tinjauan
Deskriptif Yogyakarta: UP Karyono.
Verhaar, J.W.M. 1977. Pengantar Linguistik
Umum Jilid I. Yogyakarta: Gajah mada
University Press.
Wojowasito, S. 196. Ilmu Kalimat Strukturil.
Bandung: Sinta Dharma.
Refbacks
- There are currently no refbacks.




.png)