PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA DENGAN MENERAPKAN TEKNIK DEBAT TOPIK SISWA KELAS X SMAN 3 TAKALAR
Abstract
The aim of this writing is to describe the program, the implementation, and the quality in developing the speaking
skills of bahasa Indonesia by applying topic debate technique upon the 10th grade scholars of SMA Negeri 3
Takalar. The qualitative approach through classroom action research held at the 10th grade scholars of SMA Negeri
3 Takalar in the scholastic year of2009/2010. The result shows that (1) the program of developing the speaking
skills of bahasa Indonesia by applying debate technique upon the 10th grade scholars of SMA Negeri 3 Takalar is
carried out by drafting Rencana Program Pembelajaran (RPP). (2) The implementation of debate technique in
language and non-language aspects in the speaking skills has increased from cycle I and II as seen as less-cathegoriged
at the praetest result which increased to become good in cycle II. (3) The quality regarding topic debate technique upon
language and non-language aspects oriented in observation, interview, speaking-test, and recording instrument. These
can make teachers know the result of scholars' speaking skills.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian dalam
meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Indonesia dengan menerapkan teknik debat topik
siswa kelas X SMA Negeri 3 Takalar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah
pendekatan kualitatif jenis penelitian tindakan kelas (cla.ssroom action research). Penelitian ini
dilaksanakan di kelas X SMA Negeri 3 Takalar tahun pelajaran 2009/2010. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa (1) perencanaan peningkatan keterampilan berbicara bahasa Indonesia dengan
menerapkan teknik debat topik siswa kelas X SMA Negeri 3 Takalar dilakukan dengan membuat
Rencana Program Pembelajaran (RPP). (2) pelaksanaan teknik debat topik dalam aspek kebahasaan
dan aspek nonkebahasaan dalam keterampilan berbicara siswa dari siklus I dan siklus II mengalami
peningkatan. Hal ini terlihat bahwa hasil tes pratindakan tergolong kurang sekali. Setelah tindakan
dilakukan menunjukkan peningkatan ke kategori baik sekali (siklus II). (3) Penilaian penggunaan
teknik debat topik pada aspek kebahasaan dan aspek nonkebahasaan menggunakan pedoman
observasi, pedoman wawancara, tes berbicara, dan alat perekam. Hal ini, memudahkan guru
mengetahui hasil pembelajaran keterampilan berbicara siswa.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Bogdan, R.C. and Biklen, S.K. 1982. Qualitative
Research for Education, An Intro-duction to
Theory and Methods. Boston: Allyn and
Bacon.
Depdiknas. 2006. Materi Pelatihan Terintegrasi
Bahasa dan Sastra Indonesia. Jakarta:
Depdiknas. Direktorat Jenderal
Pendidikan Dasar dan Menengah.
Halimah. 2006. "Penerapan Strategi Pembelajaran
Kooperatif Tipe STAD pada Siswa Kelas
X SMA Negeri 1 Campalagian Kabupaten
Polewali Mandar." Tesis. Tidak
Diterbitkan. Makassar: PPs UNM.
Kridalaksana, Harimurti. 1993. Kamus Linguistik..
Jakarta: Gramedia.
Neman. 1989. Debatable Topics. London: The
Macmillan Publisher, Ltd.
Pageyasa, Wayan. 2004. Peningkatan Kemampuan
Berbicara Siswa Kelas 1 MTs Sunan Kaljaga
Malang melalui Strategi Pemetaan Pikiran. PPs
Universitas Negeri Malang.
Rofi'uddin, Ahmad & Zuhdi, Darmiyati. 1998.
Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di
Kelas Tinggi. Depdikbud
Tim Penyusun.2005. Kamus Besar Bahasa Indonesia.
Jakarta: Balai Pustaka
Woodman. 1988. Debatable Topics. London: The
Macmillan Publisher, Ltd.
Refbacks
- There are currently no refbacks.



.png)