Trauma dan Ingatan Perempuan dalam Korpus Uterus: Analisis Psikoanalisis Freud
Abstract
This study examines the representation of women’s trauma and memory in Sasti Gotama’s novel Korpus Uterus through Sigmund Freud’s psychoanalytic perspective. The novel presents the female body, particularly the uterus, not merely as a biological entity but as a symbolic space in which pain, repression, fear, and resistance are articulated. This study employs a descriptive qualitative method with close reading as the main technique of data collection. The data consist of narrative, monologue, and dialogue units that reflect traumatic experience, the re-emergence of memory, intrapsychic conflict, and ego defense mechanisms. The analysis focuses on the dynamics of id, ego, and superego in explaining how traumatic experience is repressed, negotiated, and brought back into consciousness. The findings indicate that trauma in the novel is closely related to power relations, moral stigma, and reproductive pressure imposed on women’s bodies. Memory appears as a psychological mode through which unresolved traumatic experience returns in emotional, symbolic, and behavioral forms. Thus, Korpus Uterus portrays the uterus as a symbolic site where bodily experience, psychic conflict, and social control intersect.
Abstrak
Penelitian ini mengkaji representasi trauma dan ingatan perempuan dalam novel Korpus Uterus karya Sasti Gotama melalui perspektif psikoanalisis Sigmund Freud. Novel ini menghadirkan tubuh perempuan, khususnya rahim, bukan semata-mata sebagai entitas biologis, melainkan sebagai ruang simbolik tempat luka, represi, ketakutan, dan perlawanan dimaknai. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa close reading. Data penelitian berupa satuan narasi, monolog, dan dialog yang memperlihatkan pengalaman traumatis, kemunculan kembali ingatan, konflik intrapsikis, serta mekanisme pertahanan ego. Analisis difokuskan pada dinamika id, ego, dan superego untuk menjelaskan bagaimana pengalaman traumatis ditekan, dinegosiasikan, dan dimunculkan kembali ke dalam kesadaran tokoh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa trauma dalam novel ini berkaitan erat dengan relasi kuasa, stigma moral, dan tekanan reproduktif yang bekerja atas tubuh perempuan. Ingatan tampil sebagai bentuk psikologis yang menghadirkan kembali pengalaman traumatis yang belum terselesaikan melalui gejala emosional, simbolik, dan perilaku tokoh. Dengan demikian, Korpus Uterus merepresentasikan rahim sebagai ruang simbolik tempat pengalaman tubuh, konflik psikis, dan kontrol sosial saling berkelindan.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Abrams, M. H., & Harpham, G. G. (1999). A glossary of literary terms (7th ed.). Heinle & Heinle.
Afriliana, V. A., Nugroho, Y. E., & Supriyanto, T. (2024). Kajian psikoanalisis Sigmund Freud dalam novel A untuk Amanda karya Annisa Ihsani. Jurnal Bastra, 9(1), 14–22. https://doi.org/10.36709/bastra.v8i5.314
Amir, P. A., Udu, S., & Konisi, L. Y. (2024). Psikologi tokoh dalam novel Mahika karya Aya (kajian psikoanalisis Sigmund Freud). Jurnal Bastra 9(2), 287–297. https://doi.org/10.36709/bastra.v9i2.395
Anzar, A., Muliana, H., & Amelia, A. (2025). Analisis nilai karakter dalam novel Malioboro at Midnight karya Skysphire: Kajian psikologis sastra Sigmund Freud. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 11(3), 3299–3306. https://doi.org/10.30605/onoma.v11i3.6526
Aulia, A. (2025). Dominasi id tokoh dalam novel Anak Bajang Mengayun Bulan: Kajian psikoanalisis Freud. JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia, 5(1), 115–124. https://doi.org/10.47709/jbsi.v5i01.5931
Avieta, N. A., Baihaqi, I., & Syahroni, M. (2022). Analisis kepribadian tokoh Reza dalam novel Pulang ke Rinjani karya Reza Nufa: Kajian psikoanalisis Sigmund Freud. KABASTRA: Kajian Bahasa dan Sastra, 2(1), 37–46. https://doi.org/10.31002/kabastra.v2i1.67
Bayinah, F. N., & Maemunah, S. (2024). Konflik batin pada novel Some Kind of Wonderful karya Winna Efendi: Teori Sigmund Freud. Literature Research Journal, 2(1), 84–95. https://doi.org/10.51817/lrj.v2i1.792
Britt, L., & Hammett, W. H. (2024). Trauma as cultural capital: A critical feminist theory of trauma discourse. Hypatia, 39(4), 916–933. https://doi.org/10.1017/hyp.2024.22
Chamalah, E., & Nuryyati, R. (2023). Kepribadian anak dalam novel Sesuk karya Tere Liye: Analisis psikologi sastra Sigmund Freud. Jurnal Sastra Indonesia, 12(2), 138–147. https://doi.org/10.15294/jsi.v12i2.70585
Chodorow, N. J. (1999). The reproduction of mothering: Psychoanalysis and the sociology of gender (2nd ed.). University of California Press.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2024). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Daulay, F. T., Waskita, A. J., & Kurniawan, E. D. (2024). Analisis id, ego, dan superego pada tokoh Kefiandira dalam novel Mitomania Sudut Pandang karya Ari Keling. Jurnal Humaniora Teknologi, 10(1), 38–48. https://doi.org/10.34128/jht.v10i1.156
Endraswara, S. (2013). Psikologi sastra: Teori dan aplikasi. CAPS.
Faizzin, M. A., Rohman, M. F., & Wijayanti, J. (2025). Peranan id, ego, dan superego dalam pembentukan kepribadian tokoh dalam novel Semua Ikan di Langit. J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(4), 1565–1581. https://doi.org/10.56799/jceki.v4i4.9058
Freud, S. (1914). Remembering, repeating and working-through (Further recommendations on the technique of psycho-analysis II). In J. Strachey (Ed. & Trans.), The standard edition of the complete psychological works of Sigmund Freud (Vol. 12, pp. 145–156). Hogarth Press.
Freud, S. (1920). Beyond the pleasure principle. In J. Strachey (Ed. & Trans.), The standard edition of the complete psychological works of Sigmund Freud (Vol. 18). Hogarth Press.
Freud, S. (1923). The ego and the id. In J. Strachey (Ed. & Trans.), The standard edition of the complete psychological works of Sigmund Freud (Vol. 19, pp. 1–66). Hogarth Press.
Friedman, H. S., & Schustack, M. W. (2008). Kepribadian: Teori klasik dan riset modern (F. Dian Ikarini, M. Hany, & A. P. Prima, Trans.). Erlangga.
Gotama, S. (2025). Korpus Uterus. Gramedia Pustaka Utama.
Greenham, D. (2019). Close reading: The basics. Routledge.
Hall, C. S. (1954). A primer of Freudian psychology. World Publishing.
Ismawati, E. (2014). Kritik sastra. Penerbit Ombak.
Kartanegara, S. V., Putri, N. Q. H., & Ulwatunnisa, M. (2025). Representasi id, ego, dan superego dalam lagu “Satu Hari Lagi” karya Daniel Baskara Putra (Hindia): Kajian psikoanalisis Sigmund Freud. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 11(2), 2084–2098. https://doi.org/10.30605/onoma.v11i2.5769
Luxemburg, J. van, Bal, M., & Weststeijn, W. G. (1984). Pengantar ilmu sastra (Terjemahan). Gramedia.
Marentino, F. (2025). Konflik batin tokoh utama dalam novel Bumi Manusia serta relevansinya terhadap pembelajaran sastra di SMA. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 11(1), 331–341. https://doi.org/10.30605/onoma.v11i1.4767
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2018). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.
Mitchell, J. (1974). Psychoanalysis and feminism. Pantheon Books.
Nurgiyantoro, B. (2013). Teori pengkajian fiksi. Gadjah Mada University Press.
Ohrvik, A. (2024). What is close reading? An exploration of a methodology. Rethinking History, 28(2), 238–260. https://doi.org/10.1080/13642529.2024.2345001
Pervin, L. A., Cervone, D., & John, O. P. (2010). Psikologi kepribadian: Teori dan penelitian (A. K. Anwar, Trans.). Prenada Media Group.
Purwanto, Y. (2007). Psikologi kepribadian: Integrasi nafsiyah dan aqliyah perspektif psikologi Islam. PT Refika Aditama.
Rahman, F. (2021). Psikologi tokoh dalam novel Pulang karya Leila S. Chudori (kajian psikoanalisis Sigmund Freud). Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 3(2), 176–194. https://doi.org/10.22236/imajeri.v3i2.6718
Robi, M., & Rohanda, R. (2025). Trauma dan pencarian identitas tokoh Firdaus dalam novel Perempuan di Titik Nol karya Nawal El Saadawi: Kajian psikologi sastra psikoanalisis Sigmund Freud. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 5(3), 2694–2707.
Saputra, V., Ikhwan, M. F., & Kurniawan, E. D. (2024). Analisis dinamika kepribadian id, ego, dan superego pada tokoh utama cerita pendek “Rupanya Aku Bisa” karya Maria Klavia A. Jurnal Sains Student Research, 2(1), 516–522. https://doi.org/10.61722/jssr.v2i1.699
Semiun, Y. (2006). Teori kepribadian dan terapi psikoanalitik Freud. Kanisius.
Seriefaza, S., Vardani, E. N. A., & Citraningrum, D. M. (2025). Kepribadian tokoh utama film Ku Kira Kau Rumah: Kajian psikologi sastra Sigmund Freud. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 11(1), 1288–1299. https://doi.org/10.30605/onoma.v11i1.5389
Syaefudin, M. (2020). Sastra kebahagiaan: Kajian psikologi positif dalam karya sastra. Graha Ilmu.
Tarigan, H. G. (2000). Prinsip-prinsip dasar sastra. Angkasa.
Wahyuningtyas, D., & Sukardi, S. (2023). Kepribadian tokoh utama dalam novel Yuni karya Ade Ubaidil: Kajian psikologi sastra. Silampari Bisa, 6(2), 43–53.
Wellek, R., & Warren, A. (1989). Teori kesusastraan (Terjemahan). Gramedia.
Yola, S., & Rahayu, S. (2025). Psikologi sastra dalam novel Hati Suhita: Analisis id, ego, dan superego. SAJAK: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Sastra, Bahasa, dan Pendidikan, 4(2), 117–124.
Yusuf, S., & Nurihsan, A. J. (2013). Teori kepribadian. PT Remaja Rosdakarya.
Zavier, F. (2008). Teori kepribadian Sigmund Freud. Prismasophie
Refbacks
- There are currently no refbacks.



.png)