Teknik Humor Paronomasia dalam Konten Tiktok @daffaariqqqq dan Kaitannya dengan Bahan Ajar Teks Anekdot

Agus Mulyanto, Arif Firmansyah, Syifa Zulfatul Khoiriyah, Sri Ayu Lestari

Abstract

This study aims to describe the paronomasia humor technique in the TikTok content of the @daffaariqqqq account and its relationship to anecdotal text teaching materials in Indonesian language learning in high school. This research method is descriptive qualitative with data collection techniques in the form of documentation and note-taking. The research data source is a TikTok video of the @daffaariqqqq account containing paronomasia-based humor elements, including polysemy and homonymy. Data were analyzed through data reduction and categorization to identify the forms of paronomasia that emerged. The results show that the paronomasia humor techniques used include word shifts and expansions, the use of figurative and literal language, foreign language influences, absolute homonymy, and partial homonymy. This technique has the potential to be used as anecdotal text teaching materials, helping students understand the double meaning of language, enhancing language creativity, and presenting contextual and relevant humor.

 

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan teknik humor paronomasia dalam konten TikTok akun @daffaariqqqq serta kaitannya dengan bahan ajar teks anekdot pada pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi dan catat. Sumber data penelitian adalah video TikTok akun @daffaariqqqq yang mengandung unsur humor berbasis paronomasia, meliputi polisemi dan homonimi. Data dianalisis melalui reduksi dan kategorisasi untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk paronomasia yang muncul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik humor paronomasia yang digunakan meliputi pergeseran dan perluasan kata, penggunaan bahasa figuratif dan literal, pengaruh bahasa asing, homonimi absolut, dan homonimi parsial. Teknik ini berpotensi dijadikan bahan ajar teks anekdot, membantu peserta didik memahami makna ganda bahasa, meningkatkan kreativitas berbahasa, serta menghadirkan humor yang kontekstual dan relevan.

Keywords

anecdotal text, paronomasia, teaching materials, tiktok

Full Text:

PDF

References

Agisna, M., & Mahadian, A. B. (2022). Analisis Humor dalam Konten Tiktok @fadlanholao. Jurnal Interaksi, 6(1), 19–30.

Aisyah, S., Noviyanti, E., & Triyanto. (2020). Bahan Ajar sebagai Bagian dalam Kajian Problematika Pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnlal Salaka, 2(1), 62–65. https://doi.org/10.33751/jsalaka.v2i1.1838

Alber, & Hermaliza. (2021). An Error Analysis of Semantic Level in Riau Newspaper Articles. Jurnal Kata, 5(2), 253–269. https://doi.org/10.22216/kata.v5i2.429

Amilia, F., & Anggraeni, A. W. (2019). Semantik: Konsep dan Contoh Analisis. Pustaka Abadi.

Anggaryani, M., Satriawan, M., & Saputra, O. (2023). Dasar-Dasar Pengembangan Bahan Ajar: Berorientasi pada Pembelajaran Berbasis Proyek. PT Mitra Edukasi dan Publikasi.

Bardon, A. (2005). The Philosophy of Humor. Comedy: A Geographic and Historical Guide, 2(1), 462–476.

Budiman. (2022). Pemanfaatan Media Sosial sebagai Media Pembelajaran Bahasa Indonesia. EUNOIA, 2(2), 149–156. https://doi.org/10.30821/eunoia.v2i2.2098

Corbett, E. P. J. (2021). What Is Paronomasia? Glossary of Linguistic Terms. Asian Educational Press.

Dayana, R., Deviantyri, R., & Sahputra, E. (2024). Pengembangan Bahan Ajar Teks Anekdot Berbasis Aplikasi TikTok pada Siswa Kelas X SMA Istiqlal Delitua. Jurnal Bima: Pusat Publikasi Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra, 2(3), 340–350. https://doi.org/10.61132/bima.v2i3.1281

Dewanta. (2020). Pemanfaatan Aplikasi TikTok sebagai Media Pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia, 9(2), 1–13.

Fahrurozia, Aprilia, D., Nuraeni, A. N., Sakinah, U., Rukminie, E., & Firmansyah, A. (2024). Persepsi Netizen Terhadap Penggunaan Abreviasi di Twitter Pada Unggahan Akun @radenrauf. Salingka, 21(2), 162–176.

Gan, X. (2015). A Study of the Humor Aspect of English Puns: Views from the Relevance Theory. Theory and Practice in Language Studies, 5(6), 1211–1215. https://doi.org/10.17507/tpls.0506.13

Giorgadze, M. (2015). Categories of Visual Puns. European Scientific Journal, 2(2), 1857–7881.

Giorgadze, M. M. (2018). Linguistic Features of Pun, Its Typology and Classification. European Scientific Journal, 2(1), 271–280.

Hidayat, A. (2019). Pembelajaran Teks Anekdot dalam Konteks Pendidikan Bahasa Indonesia di SMA. Pustaka Cendekia.

Iba, Z., & Wardhana, A. (2023). Metode Penelitian. Eureka Media Aksara.

Jupriono, D., & Sukatman. (2021). Paronomasia dalam Wacana Humor di Media Sosial. TANDA: Jurnal Kajian Budaya, Bahasa dan Sastra, 01(03), 17–26.

Kosasih, E. (2021). Pengembangan Bahan Ajar. Bumi Aksara.

Lestariningsih, E. (2019). Paronomasia dalam Acara #BISAae NET TV. Universitas Negeri Yogyakarta.

Lyons, J. (2012). Linguistic Semantics: An Introduction. Cambridge University Press.

Magdalena, I., Sundari, T., Nurkamilah, S., Nasrullah, & Amalia, D. A. (2020). Analisis Bahan Ajar. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 2(2), 311–326.

Mulyanto, A., Agustini, T., Stefanie, S., & Irnawati, R. (2023). Pelatihan Model Pembelajaran Berdiferensi dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Sekolah Dasar di Kecamatan Rancakalong Kabupaten Sumedang. Jurnal Abdimas Adi Bangsa, 4(2), 56–69. https://doi.org/10.46306/jabb.v4i2

Mulyaningsih, I., Rahmat, W., Maknun, D., & Firdaus, W. (2022). How Competence of Production, Attention, Retention, Motivation, and Innovation Can Improve Students' Scientific Writing Skills. International Journal of Language Education, 6(4), 368-385.

Mustaqim, I. H. (2022). Paronomasia dalam Dajare Gairaigo pada Situs Web Dajarestation: Kajian Semantis dan Fonologis. Universitas Padjajaran.

Nisa, S. (2022). Pengaruh Penggunaan Media Sosial TikTok terhadap Tingkat Interaksi Sosial Siswa Kelas VII di SMP Negeri 17 Kota Jambi. Universitas Jambi.

Parera, J. D. (2004). Teori Semantik. Erlangga.

Rachman, A., Yochanan, E., Samaniangi, A. I., & Purnomo, H. (2024). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. CV Saba Jaya Publisher.

Rijali, A. (2018). Analisis Data Kualitatif. Jurnal Alhadharah, 17(33), 81–95.

Romli, A. (2021). Content Creator. Alfabeta.

Saeed, J. I. (2015). Semantics. Wiley-Blackwell.

Setiawan, A. (2020). Humor Itu Serius. Octopus Garden.

Sikumbang, M. (2022). Teks Anekdot. Guepedia.

Waraulia, A. M. (2020). Bahan Ajar: Teori dan Prosedur Penyusunan. UNIPMA Press.

Wibisono, S., & Wirawati, D. (2020). Teknik Bahasa Humor Komedian Sadana Agung dan Keterkaitan dengan Bahan Ajar Teks Anekdot. Lingua Susastra, 1(2), 62–72. https://doi.org/10.24036/Is.v1i2.9

Wijana, D. P. (2018). Political Humor in Indonesian. KnE Social Sciences, 3(5), 312–331. https://doi.org/10.18502/kss.v3i5.2340

Yusra, Z., Zulkarnain, R., & Sofino. (2021). Pengelolaan LKP pada Masa Pandemik Covid-19. Journal of Lifelong Learning, 4(1), 15–22. https://doi.org/10.33369/joll.4.1.15-22

Refbacks

  • There are currently no refbacks.