Analisis Wacana “Kok Bbm Naik Pak Bhabin” dalam Pendekatan Interactional Sociolinguistics
Abstract
Humans convey their ideas through a discourse (speech), both oral and written. One form of oral speech that can be listened is a video that shown on the Youtube platform. Purposes of this study are (1) to describe how the characters build social interactions according to their social background in speech and, (2) to describe the strategies for using language and non-language elements by the characters according to their social background. This study uses an interactional sociolinguistics approach with listening, note-taking data collection methods and qualitative descriptive data analysis. Research’s object is a video entitled "Kok BBM Naik Pak Bhabin" on the Polisi Motret Youtube platform with a duration of 2.06 minutes. This study resulted in two things. First, the characters build identity in their social interactions as shown by the clothes they wear and other tools. Second, the characters used varied language strategies, including code switching and code mixing, repetition, short sentences, interrogative sentences, descriptive sentences, and discourse markers accompanied by non- language elements, such as facial expressions, body movements, and using equipment. The strategy of using language and elements outside of language confirms the identity of the characters in interacting.
Abstrak
Manusia menyampaikan gagasannya melalui sebuah wacana (tuturan), baik lisan maupun tulis. Salah satu bentuk tuturan lisan yang dapat disimak secara berkali-kali adalah video pendek yang ditayangkan di platform Youtube. Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan bagaimana para tokoh membangun interaksi sosial sesuai dengan latar belakang sosialnya dalam tuturan dan, (2) mendeskripsikan strategi penggunaan bahasa dan unsur di luar bahasa oleh para tokoh sesuai dengan latar belakang sosialnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan interactional sociolinguistics dengan metode pengumpulan data menyimak, mencatat , dan analisis data deskriptif kualitatif. Objek penelitian ini adalah video pendek berjudul “Kok BBM Naik Pak Bhabin” dalam platform Youtube. Polisi Motret yang berdurasi 2.06 menit. Hasil penelitian ini ada dua hal, Pertama, para tokoh membangun identitas dalam interaksi sosialnya ditunjukkan dengan pakaian yang dipakai dan alat bantu lainnya. Kedua, para tokoh menggunakan strategi penggunaan bahasa yang variatif, antara lain alih kode dan campur kode, repetisi, kalimat pendek, kalimat tanya, kalimat deskriptif, dan penanda wacana yang disertai unsur di luar bahasa, seperti ekspresi wajah, gerakan tubuh, dan menggunakan perlengkapan. Strategi penggunaan bahasa dan unsur di luar bahasa ini menegaskan identitas tokoh dalam berinteraksi.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Afrianto, A dan Restika, A. (2018). Fungsi Pemarkah Wacana: Sebuah Kasus di Kelas Berbicara Pada Level Universitas. LITERA. 17(1). https://doi.org/10.21831/ltr.v17i1.17151
Aini, Farida Nur. (2015). Fenomena alih Kode dan Campur Kode dalam Masyarakat Dwibahasa. Majalah Ilmiah Dinamika Administrasi (MADI). 12(2). https://doi.org/10.-56681/da.v12i2.9
Alfan, M, et.al. (2023). Campur Kode dan Alih Kode Bahasa Jawa dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di MAN 2 Jember. Bahterasia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 4(2). https://doi.org/10.-30596/jpbsi.v4i2.15699
Arsyam, A. T. (2017). Peran Bhabinkamtibmas dalam Upaya Pencegahan Kasus Curanmor di Wilayah Hukum Polres Kudus: The Role of Bhabinkamtibmas in Efforts to Prevent Cases of Motorized Vehicle Theft in the Area of Kudus Police Department. Indonesian Journal of Police Studies, 1(1), 255-294. Retrieved from http://www.journal.akpol.ac.id/index.php/ijps/article/view/5
Bailey, B. (2015). Interactional Sociolinguistics. The International Encyclopedia of Language and Social Interaction, 1–15.
Bambang Slamet Eko S. (2021). Peran Bhabinkamtibmas untuk Mewujud-kan Terpeliharanya Kamtibmas. Jurnal YUSTISTIABELEN, 7(1), 51-71. https://doi.org/10.36563/yustitiabelen.v7i1.320
Cen, Chintya. (2020). Tinjuan Yuridis terhadap Efektivitas Pelaksanaan Fungsi Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkam-tibmas) dalam Wilayah Hukum Kepolisian Daerah Riau. Journal of Law and Policy Transfomation, 5(2) http://dx.doi.org/-10.37253/jlpt.v5i2.1316
Dewi, Komang Trisna. (2021). Language Use: Code Switching, Code Mixing, Pidgination, and Creolization. Yavana Bhasha: Journal of English Education, 4(1). https://doi.org/10.25078/yb.v4i1.2209
Ekowardono, B. Karno. (2022). Tata Wacana Bahasa Indonesia: Ancangan Struktural Generatif Kontekstual. Semarang: Cipta Prima Nusantara.
Fauziyah, Ayu, Itaristanti, & Mulyaningsih, Indriya. (2019). Fenomena Alih Kode dan Campur Kode Dalam Angkutan Umum (ELF) Jurusan Sindang Terminal_Harjamukti Cirebon. SeBaSa: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. 4(2). https://doi.org/-10.29408/sbs.v2i2.1334
Ghasani, B. I. (2021). Interactional Sociolinguistics in Casual Conversation Of Graduate Student In EFL Context: A Pragmatics Study. EPIGRAM (e-Journal), 18(2). https://doi.org/-10.32722/epi.v18i2.3750
Gumperz, John J. (2015) Interactional Sociolinguistics A Personal Perspective. The Handbook of Discourse Analysis Second Edition (Tannen, Hamilton, & Schiffrin, ed.). West Sussex, UK: Wiley Blackwell.
Herisetyanti, T, Suharyati, H, & Rejeki, S. (2019). Ragam Bahasa dalam Komponen Tutur. Jurnal Wahana. 25(2). https://doi.org/10.33751/wahana.v25i2.1602
Indira, N. (2022). Kohesi Leksikal Repetisi dalam Cuitan Emotional Healing and Mindfulness pada Akun Twitter @Adjiesanputro. Prosiding Seminar Nasional Lingusitik dan Sastra (Semantiks), 4(1). https://jurnal.uns.ac.-id/prosidingsemantiks/article/view/65354
Itaristanti. (2016). Bahasa dan Kelas Sosial: Studi Kasus Variasi Bahasa Sopir dan Kondektur Angkutan Kota di Yogyakarta. Jurnal Edueksos, 1(1). https://doi.org/10.24235/edueksos.v1i1.620
JR, V. T. D. (2023). Partikel sebagai Pemarkah Wacana Fatis dalam Podcast @Kasisolusi. Educaniora: Journal of Education and Humanities, 1(2), 121–127. https://doi.org/10.59687/educaniora.v1i2.42
Linarsih, Yunita. (2016). Hubungan Antara Status Sosial Pembicara dan Pilihan Kata atau Diksi pada Tuturan Masyarakat Branta Pesisir. Komposisi, 1(1), 51-60. http://dx.doi.org/10.53712/jk.v1i1.375
Lindawati. (2013). Fungsi Tutur Kalimat Tanya Bahasa Indonesia. LITERA, 11(2). https://doi.org/10.21831/ltr.v11i2.1067
Marsya Ayudia, A & Yuhdi, A. (2021). Relasi Leksikal Repetisi pada Wacana Berita Politik dalam Media Massa Online Tirto.id Edisi Maret 2021. Buana Bastra, 8(1). https://doi.org/10.36456/bastra.vol8.no1.a4130
Maschler, Yael & Schiffrin, Deborah (2015) Discourse Markers Language, Meaning, and Context. The Handbook of Discourse Analysis Second Edition (Tannen, Hamilton, & Schiffrin, ed.). West Sussex, UK: Wiley Blackwell.
Mirvehedi, Seyed Hadi. (2021). What can Interactional Sociolinguistics Bring ti Family Language Policy Research Table? The Case of a Malay Family in Singapore. Journal of Multilingual and Multicultural Development https://doi.org/10.1080/01434632.2021.1879089
Noorhana, Santoso, Anang, & Martutik. (2017). Partikel sebagai Pemarkah Wacana Tuturan Guru dalam Interaksi Pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 2(7). http://dx.doi.org/10.17977/jptpp.v2i7.9619
Nurhamida, N & Tresyalina, T. (2019). Tindak Tutur Ekspresif Guru terhadap Siswa Kelas VII dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia SMP Negeri 1 Enam Lingkung Padang Pariaman. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 8(4), 4-20. https://doi.org/10.24036/106906-019883
Pandean, Miriam L.M. (2019). Kalimat Tanya dalam Bahasa Indonesia. Kajian Linguistik, 5(3) https://doi.org/-10.35796/kaling.5.3.2018.25030
Ramadan, Rakhmat. (2017). Model Komunikasi Bhabinkamtibmas dalam Menjalin Kemitraan kepada Masyarakat. Jurnal Ilmu Komunikasi UHO, 2(1). http://dx.doi.org/10.52423/jikuho.v2i1.1889
Serlin, M, & Jamaludin, Z. (2021). Kemampuan Memahami Wacana Lisan dalam Dialog Interaktif Menggunakan Media Rekaman pada Siswa SMPS Muhammadiyah Ende. Edunesia: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 2(1). https://doi.org/10.51276/-edu.v2i1.98
Setyaningsih, M. & Rahmawati, L. (2022). Bentuk Tindak Tutur Ekspresif dalam Mini Seri “Sore: Istri dari Masa Depan” Karya Yandy Laurens. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha. 12(1). https://doi.org/10.23887/jjpbs.v12i1.439033
Sukmana, A.A, Wardanita, R, & Ardiansyah, A. (2021). Penggunaan Alih Kode dan Campur Kode dalam Acara MATANAJWA pada Stasiun Televisi Trans7. KREDO: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra. 5(1). https://doi.org/-10.24176/kredo.v5i1.5872
Syamsiah, Nur. (2022). Interferensi, Alih Kode, dan Campur Kode Bahasa Indonesia ke Bahasa Jawa dalam Percakapan Masyarakat tentang Covid 19 (Kajian Sosiolinguistik). Sasindo 2(2). https://doi.org/10.32493/sns.-v2i2.22097
Toomaneejinda, A., & Saengboon, S. (2022). Interactional Sociolinguistics: The Theoretical Framework and Methodological Approach to ELF Interaction Research. LEARN Journal: Language Education and Acquisition Research Network, 15(1), 156–179. Retrieved from https://so04.tcithaijo.org/index.php/LEARN/article/view/256719
Refbacks
- There are currently no refbacks.




.png)